TAZKIYATUN NUFUS – Ikhlas 2

TAZKIYATUN NUFUS 💦
(Penyucian Jiwa)
👤 By: Ustadz Nuruddin Abu Faynan
🌹Halaqoh 3🌹
🔵 Ikhlas
🔹Bagian kedua
—————————————————————

Saudara saudariku yang dimuliakan Allāh Subhānahu wa Ta’āla, dihalaqoh yang ke-3 ini masih melanjutkan berkenaan dengan: ‘Syarat yang pertama diterimanya amalan itu adalah IKHLAS.’

Perlu saudara saudari pahami bahwa kita sebagai seorang hamba tidak akan bisa lari atau terlepas dari Syaithon kecuali dengan IKHLAS. Karena Allāh Tabāroka wa Ta’ala berfirman:

إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ

“Kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.” [Surat Sad 83]

Setiap bagian diantara bagian-bagian dunia, jiwa itu merasa tenang kepadanya, hati itu condong kepadanya, sedikit ataupun banyak.

Maka apabila beramal, bagian-bagian dunia itu bisa mengotori kemurnian amalan dan menghilangkan keihlasan. Dan manusia itu terkait dengan bagian-bagian dunia, tenggelam dalam syahwat-syahwat dunia. Tidak bisa terlepas satu perbuatan diantara perbuatan-perbuatannya, satu ibadah diantara Ibadah-ibadahnya dari bagian-bagian dan tujuan yang disegerakan dari jenis ini.

Oleh karena itu dikatakan:
“Barangsiapa yang selamat baginya dari umurnya sebentar saja, sesaat saja IKHLAS karena Wajah Allãh pasti dia selamat.”

Hal yang demikian itu disebabkan karena kesulitan Ikhlas, kegagahan keikhlasan, susahnya untuk membersihkan hati dari noda-noda.

⇨ Maka IKHLAS itu adalah memurnikan hati dari semua noda-noda sedikit maupun banyak sehingga hanya mensemata-matakan tujuan di dalam beramal itu untuk mendekatkan diri kepada Allãh, tidak ada didalamnya pendorong selain-Nya.

Dan hal ini Ikhwah fillãh tdak akan bisa tergambar kecuali dari yang mencintai Allãh, keinginan terbesarnya adalah akherat, sehingga tidak menyisa kecintaan di dunia di dalam hatinya.

Maka orang yang seperti ini kalo dia makan atau minum atau menyelesaikan kebutuhannya itu adalah IKHLAS di dalam beramal, baik niatnya. Barangsiapa yang tidak demikian maka pintu keikhlasan itu terhalang baginya kecuali jarang sekali.

Sebagaimana Ikhwah fillãh…

≫ Maka orang yang paling dominan adalah mencintai Allãh, mencintai akherat maka gerakan-gerakan yang biasa, menjadi sifat yang terbesarnya itu menjadi IKHLAS.

≫ Maka orang yang paling dominan bagi dirinya adalah dunia, ketinggian, kepemimpinan secara global adalah selain Allãh, semua gerakannya itu akan menjadi sifatnya. Maka tidak akan selamat baginya satu ibadahpun dari shaum, sholat dan selain itu kecuali jarang sekali, langka sekali.

In syā Allāh nanti kita akan jelaskan di halaqoh berikutnya tentang penawar ikhlas, obatnya ikhlas, caranya untuk ikhlas..

Demikian semoga bermanfaat.
Wassalāmu’alaykum warahmatullāhi wabarakātuh.

📻 By: Ustadz Nuruddin Abu Faynan, pada Grup WhatsApp “Kajian Audio Muslim & Muslimah”
🍃 بارك الله فيكم و يسر الله أموركم في الدنيا والاخرة 🍃

🌹 Salam Admin
1⃣ Ikhwan: 08562210744
2⃣ Akhwat: 089672768004