KEUTAMAAN BUMI SYAM (Bag: 2)

KEUTAMAAN BUMI SYAM (Bag: 2)

Pada postingan sebelumnya, telah kami sampaikan satu dari beberapa keutamaan Bumi Syam. Salah satu yang sudah kami sampaikan tersebut adalah bahwa Bumi Syam adalah bumi yang diberkahi. Dalil-dalil yang menjelaskan hal itu serta bentuk dari keberkahannya telah kami sampaikan. Berikut adalah lanjutan dari tulisan yang berjudul “Keutamaan Bumi Syam”

▶ Kedua: BUMI SYAM ADALAH TEMPAT BERKUMPULNYA MANUSIA DI HARI KIAMAT NANTI

Sebagaimana hal itu digambarkan secara jelas oleh Allah ta’ala dalam firman -Nya:

هُوَ ٱلَّذِيٓ أَخۡرَجَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ مِن دِيَٰرِهِمۡ لِأَوَّلِ ٱلۡحَشۡرِۚ

“Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran yang pertama”. (QS al-Hasyr: 2).

Para ulama seperti Imam Qurthubi, Ibnu Katsir serta Ibnu Hajar, berdalil dengan ayat ini bahwa Syam adalah negeri penghimpunan manusia.

Yang pertama terjadi adalah bagi orang Yahudi yang dikumpulkan disana, lalu yang kedua bagi seluruh manusia.

Sebagai dalil akan hal itu ialah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Hakim bin Mu’awiyah dari ayahnya radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « هَاهُنَا تُحْشَرُونَ هَاهُنَا تُحْشَرُونَ هَاهُنَا تُحْشَرُونَ ثَلَاثًا رُكْبَانًا وَمُشَاةً وَعَلَى وُجُوهِكُمْ….ثم في الآخر الحديث قَالَ ابْنُ أَبِي بُكَيْرٍ: فَأَشَارَ بِيَدِهِ إِلَى الشَّامِ. فَقَالَ: إِلَى هَاهُنَا تُحْشَرُونَ

“Maka dari sini mereka dikumpulkan, beliau mengulangi sebanyak tiga kali. Dalam keadaan naik kendaraan, berjalan kaki dan menggunakan wajah-wajahnya… kemudian diakhir hadits ini. Ibnu Abi Bukair menjelaskan, “Dan Nabi mengisyaratkan dengan tangannya ke arah Syam. Kemudian Nabi berkata, “Sampai kesanalah mereka dikumpulkan”. HR Ahmad 33/214 no: 20011.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan, “Dalil dari al-Qur’an dan Sunah menunjukan serta didukung oleh riwayat para nabi terdahulu, sebagaimana bisa dirasakan dan dicerna ditambah bukti-bukti yang ada dari para ulama yang menyatakan bahwa penciptaan, dan urusan (agama) itu berawal dari Makah sebagai umul Qura, dan Makah ini disebut pula sebagai pusat penciptaan, dan dari sanalah muncul risalah Muhammad yang sinarnya menerangi seluruh penjuru dunia, Makah adalah negeri yang Allah Shubhanahu wa ta’alla jadikan sebagai kiblatnya umat manusia, sebagai arah ketika sholat dan tempat berkumpul ketika menunaikan ibadah haji. Dan Allah Shubhanahu wa ta’alla teguhkan Makah sesuai dengan kehendak-Nya sehingga membawa kemaslahatan bagi agama, dan dunia serta umat manusia pada umumnya.

📌 Dan pada awalnya, ketika pertama kali muncul Islam secara garis besar berada disekitar wilayah Hijaz. Dan dalil-dalil yang telah kita sebutkan tadi menunjukan, bahwa pusat kenabian itu berada di bumi Syam. Di sanalah manusia dikumpulkan, di Baitul Maqdis serta wilayah sekitarnya. Di sana pula tempat dikumpulkan makhluk, serta kembalinya agama Islam diakhir zaman yang akan lebih nampak jelas. Sebagaimana pada akhir zaman nanti urusan tersebut kembali ke negeri Syam”. [1]

syria