KEUTAMAAN BUMI SYAM (Bag. 4)

KEUTAMAAN BUMI SYAM (Bag. 4)

Keenam: GOLONGAN YANG MENDAPAT PERTOLONGAN ALLAH ITU BERADA DI SYAM.

Berdasarkan hadits yang dikeluarkan oleh Imam Tirmidzi dan Ahmad dari Mu’awiyah bin Qurrah dari ayahnya radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « إِذَا فَسَدَ أَهْلُ الشَّامِ فَلَا خَيْرَ فِيكُمْ وَلَا تَزَال طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي مَنْصُورِينَ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ حَتَّى تَقُومَ السَّاعَةُ» [أخرجه الترمذي]

“APABILA KERUSAKAN TERJADI PADA PENDUDUK SYAM MAKA SUDAH TIDAK ADA LAGI KEBAIKAN BAGI KALIAN. Senantiasa akan ada di kalangan umatku yang ditolong, yang tidak akan merasa terganggu dari orang yang menyakitinya sampai tegak hari kiamat“. HR at-Tirmidzi no: 2192. beliau mengatakan hadits hasan shahih. Ahmad 24/363 no: 15597.

Dalam redaksi Imam Muslim dibawakan sebuah riwayat dari sahabat Sa’ad bin Abi Waqash radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « لاَ يَزَالُ أَهْلُ الْغَرْبِ ظَاهِرِينَ عَلَى الْحَقِّ حَتَّى تَقُومَ السَّاعَةُ » [أخرجه مسلم]

“SENANTIASA PENDUDUK BARAT BERADA DIATAS KEBENARAN SAMPAI TEGAKNYA HARI KIAMAT“. HR Muslim no: 1925.

Dan penduduk barat yang dimaksud ialah PENDUDUK SYAM, sebagaimana ditegaskan oleh Imam Ahmad, dan dikuatkan hal tersebut oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah.[1]

Ketujuh: Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam memberi wasiat supaya pergi ke negeri Syam.

Sebagaimana dijelaskan dalam haditsnya yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata, “Rasulallah Shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah berpesan pada kami sambil mengatakan:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « سَتَخْرُجُ نَارٌ قَبْلَ يَوْمِ الْقِيَامَةِ مِنْ بَحْرِ حَضْرَمَوْتَ أَوْ مِنْ حَضْرَمَوْتَ تَحْشُرُ النَّاسَ. قَالُوا: فَبِمَ تَأْمُرُنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ. قَالَ: عَلَيْكُمْ بِالشَّأْمِ » [أخرجه أحمد]

“Kelak SEBELUM HARI KIAMAT DATANG akan keluar api dari laut Hadra Maut, atau dari Hadra Maut yang akan menggiring umat manusia“.
Para sahabat bertanya, “Apa yang anda perintahkan kepada kami wahai Rasulallah?”
Maka beliau menjawab, “Wajib atas kalian (untuk TINGGAL di) NEGERI SYAM”. HR Ahmad 9/145 no: 5146.

[1] . Maaqib Syam wa Ahluhu karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah hal: 79-80

peta negeri islam - timteng