MEMBELA ALLAH & RASUL-NYA

MEMBELA ALLAH & RASUL-NYA

Allah berfirman yang artinya: “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa,” (QS. Al Hajj, 40)

Imam Al Qurthubi mengatakan bahwa maknanya adalah orang yang membela agama dan nabi-Nya. (Aljami’ li Ahkamil Qur’an juz XII hal 386)

Imam At Thabari mengatakan bahwa maknanya adalah “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang membela (agama)-Nya, yaitu menolong orang-orang yang berperang di jalan-Nya agar kalimat (syariat)-Nya tetap tinggi terhadap musuh-musuh-Nya. Maka makna pertolongan Allah kepada para hamba-Nya itu adalah bantuan Allah kepada mereka, sedangkan makna pertolongan para hamba kepada Allah adalah jihad di jalan-Nya untuk meninggikan kalimat (syariat)-Nya.” (Tafsir Atthabari juz XVII hal 651)

Imam Ibnu Katsir mengatakan bahwa tafsir ayat yang artinya: “Dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya”. (QS. Al Hadid, 25), adalah orang yang membela dan menolong agama Allah SWT dan membela Rasulullah SAW, dengan memiliki keinginannya membawa senjata (baik fisik maupun non fisik). Sedagkan makna “Sesungguhnya Allah Maha kuat lagi Maha Perkasa” adalah Allah SWT menolong orang yang membela agama-Nya, sedangkan Dzat Allah tidak membutuhkan pertolongan dari manusia. Adapun disyariatkannya jihad membela Allah dan Rasul-Nya adalah untuk MENGUJI KEIMANAN sebagian kalian dari sebagian yang lain.” (Tafsir Ibnu Katsir juz VIII hal 28)


Jika Allah tak perlu dibela, mengapa Mbah Hasyim As’ary (pendiri NU) mengirimkan santri-santrinya ke Surabaya berjihad untuk mempertahankan tanah air dari tentara sekutu yang dipimpin oleh Bung Tomo dengan pekikan Allahu Akbar?
Apakah Allah lemah sehingga harus dibela??
Allah sendiri yang menjawab dalam surat Al Hadid (57:25)
Dan kami turunkan besi di dalamnya ada kekuatan yang dahsyat dan beberpa manfaat bagi manusia dan agar Allah mengetahui siapa yang menolongNya (agama) dan rasul-rasul Nya walaupun Allah tak melihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa
Jawaban di atas adalah jelas. Allah ingin menguji siapa di pihak Nya dan rasul-rasulNya atau berada dalam barisan orang memusuhiNya dan memusuhi para rasulNya.
MembelaNya atau membela agama Nya tidak ada urusan dengan keMahabesaran dan keMahakuatan Allah