HUKUM MEMPERBANYAK UDHIYYAH (HEWAN QURBAN) DALAM SATU RUMAH

HUKUM MEMPERBANYAK UDHIYYAH (HEWAN QURBAN) DALAM SATU RUMAH

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah

………………………………………

❓❓ “Apakah termasuk sunnah memperbanyak udhiyyah(hewan qurban) dalam satu rumah?”

📪 Jawab :
“Yang sunnah adalah TIDAK BERMEGAH-MEGAHAN dalam udhiyyah dengan banyaknya jumlah. Karena ini termasuk BERLEBIHAN.

Karena di kalangan sebagian manusia sekarang: kamu dapati seorang suami menyembelih qurban untuk dirinya dan keluarganya sebagaimana dulu dilakukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, demikian juga Salafush Shalih juga melakukan itu.

🔄 Namun kemudian istrinya mengatakan, “aku juga ingin berqurban sendiri.”
Anak perempuannya juga mengatakan, “Aku juga ingin berqurban.”
Saudari perempuannya juga mengatakan, “Aku juga ingin berqurban.”
🔑 Sehingga terkumpullah banyak hewan qurban dalam satu rumah.

👉🏻⭕ ini menyelisihi apa yang diamalkan oleh para Salafush Shalih.
Karena makhluk termulia Muhammad shallallaahu alaihi wa sallam tidaklah berqurban kecuali seekor kambing diperuntukkan bagi beliau dan keluarganya.
🔁🏡 Sebagaimana yang sudah diketahui, bahwa beliau memiliki sembilan isteri, yakni berarti ada sembilan rumah.
🚨 MESKIPUN DEMIKIAN, BELIAU TIDAKLAH BERQURBAN KECUALI SEEKOR KAMBING diperuntukkan bagi beliau dan keluarganya. kemudian beliau berqurban seekor lagi, diperuntukkan bagi umatnya.

🌆 Demikian pula dulu di kalangan para sahabat pun, seseorang berqurban dengan seekor kambing diperuntukkan baginya keluarganya.

⚠ Maka apa yang dilakukan oleh kebanyakan orang pada hari ini, maka itu adalah PEMBOROSAN.
🔑 Kami katakan kepada mereka yang berqurban dengan cara tersebut: ‘jika kalian memiliki kelebihan uang, maka di sana masih banyak kaum muslimin di muka bumi yang sangat membutuhkannya.’

🎒 dari Silsilah Liqa Al-Bab al-Maftuh, Al-Imam Al-‘Utsaimin, kaset no 92.


🌠📝 Majmu’ah Manhajul Anbiya