Dari Anjing, Miras dan Prostitusi Legal Hingga Almaidah Ayat 51 Gendrang perang anti Islam di mulai oleh Ahok

Dari Anjing, Miras dan Prostitusi Legal Hingga Almaidah Ayat 51 Gendrang perang anti Islam di mulai oleh Ahok, sejak masih sebagai Wagub. DKI hingga menjadi Gubenur DKI. Sikapnya yang paling krontroversi memang diharapkan pemerintah Pusat, karena memang stali tiga uang dalam memimpin negara. terlebih menjadi bagian dari pandangan “Revolusi Mental” sebagai asas dan roda mengendalikan kekuasaan sebagaimana garapannya. Sikap anti Ahok terhadap islam di mulai dari program program kerjanya yang menampilkan ide ide kontroversi, sengaja memancing amarah umat Islam. Dan sudah pasti bertujuan melemahkan pengaruh Islam dan ulamanya di jakarta. Sikap Premanisme Ahok itu juga pernah ditujukan pada Muhammadiyah dengan mengkritisi Muhammadiyah sebagai munafiq. Karena sebab Muhammadiyah menolak gagasan Ahok melegalkan Pelacuran. Bisa kita lihat sikap sikap Ahok yang menjadi sepak terjang anti islamnya > 1. Legalisasi Daging anjing di jakarta tanpa memperdulikan perasaan mayoritas islam yang mendiami kota Jakarta, yang sudah tentu juga dibaca dunia internasional
http://metro.news.viva.co.id/news/read/680422-ahok-legalkan-penjualan-daging-anjing-pemilik-lapo-senang

  1. Legalisasi Miras Ahok dijakarta ,. juga tanpa memperdulikan mayoritas islam…..http://metro.news.viva.co.id/news/read/580201-ahok-tetap-legalkan-miras-di-jakarta

  2. Legalisasi Prostitusi , emskipun di satu sisi membongkar Kalijodo, sebab ada tujuan besarnya adalah legalisasi
    http://megapolitan.kompas.com/read/2016/02/12/19010091/Ahok.Saya.Setuju.Legalisasi.Lokalisasi.Prostitusi.tetapi.Kita.Munafi

  3. Muhammadiyah disebut munafiq oleh Ahok http://www.masterberita.com/2016/03/sebut-muhammadiyah-munafik-ahok.html

  4. larangan penyembelihan Qurban di masjid masjid oleh ahok, juga di sekolah sekolah, mencerminkan sikap Ahok menjauhkan umat islam dari praktek praktek Ibadah

http://www.harianregional.com/2015/09/ahok-larang-pemotongan-hewan-kurban-di.html

  1. Larangan takbir keliling oleh ahok, namun dalam satu sisi membiarkan pawai tahun baru di jakarta

http://www.muslimedianews.com/2016/07/ahok-larangan-takbir-keliling-dan-umat.html

Nyata sekali kalau ini semua upaya meniadakan kegiatan Islam di jakarta, bentuk antisipasi awal ahok melancarkan kampanye anti islam untuk masyarakat Jakarta, , bukan lagi persolan ras Cina, namun yang dilakukan Ahok upaya memangkas pemahaman islam dengan berbagai kiat kiat yang merugikan Islam.

  1. Upaya membangun masjid namun juga dibarengi dengan gerakan meramaikan gereja http://megapolitan.kompas.com/read/2016/05/08/11552131/Ahok.Letakkan.Batu.Pertama.Pembangunan.Gereja.5.Lantai.Senilai.Rp.18.Miliar

  2. pembongkara geraj kalijodo, karena punya target Geraja yang lebih besar, disamping gereja Jati negara yang dibongkar, program gerejanisasi lebih besar lagi dijakarta …….

Iitulah gerakan kristenisasi berlindung dibalik jabatan Birokrat seorang Ahok, bukan tanpa tumbal, melainkan tumbalnya terlalu besar…ini tentu tak lepas dari gerekan Kritenisasi dalam buku transformasi Indonesia tahun 2020, yang akan menjadikan Jakarta sebagai Kota Vatikan kedua

“Indonesia merupakan sebuah ladang yang sedang menguning, yang besar tuaiannya! Ya, Indonesia siap mengalami transformasi besar. Hal ini bukan suatu kerinduan yang hampa, namun suatu pernyataan iman terhadap janji firman Tuhan… dengan memeriksa firman Tuhan, kita akan sampai kepada kesimpulan bahwa Indonesia memiliki prakondisi yang sangat cocok bagi tuaian besar yang Ia rencanakan” (Dr. Bambang Widjaja, Indonesia Siap Mengalami Transformasi)

oleh karena itu perlu umat Islam Jakarta bersatu galanga kekuatan mencegah Ahok tidak terpilih, nyata ini masalah aqidah , bukan lagi masalah suksesi kepemimpinan non Muslim. Puncak kelancangan Ahok adalah melecehkan Al Maidah ayat 51.