Dibalik Rencana Raja Salman Ke Indonesia

Investasi China di Indonesia Capai US$1,6 Miliar tapi duitnya ga ada
Cina cuma modal kertas kosong stempel sama pulpen. Udah gitu bunganya tinggi
*
Sedangkan yg kalian nyinyir dan anti arab Raja Salman dari Arab Saudi, yang Wahabi itu bawa 25 Miliar USD setara dengan 332,5 Trillun tanpa bunga se% pun
*
Yang jadi pertanyaan kenapa raja arab mau datang ke Indonesia??
*
Kabar Penistaan agama telah sampai ke telinga Raja arab.
Kabar Indonesia dalam cengkraman cina telah sampai ke raja Arab
*
Rombongan terbesar dalam sejarah memakai 6 pesawat boeing dan 1500 staf & pasukan keamanan
*
Raja Salman datang ke Indonesia bawa duit banyak, pekerja tidak ikut, gak nyelundupkan narkoba..
Beda banget sama Aseng Aseng, duitnya dikasih utang, nyelundupkan ribuan TKA ilegal PSK. narapidana Tentara komunis dan narkoba lagi !!
*
Dan yang Penting ga bikin KTP PALSU
*
Para Cebong yang biasa nyinyir teriak² anti wahabi pada ngumpet dimana, ya ??
*
Oh ya selain investasi , Raja Salman juga ngutangin duit tanpa pakai bunga …Top Markotop gak tuh ?
*
Biar paham: Kenapa Raja Salman Arab Saudi datang ke Indonesia dgn bawa uang ratusan triliyun….???
*
Raja Salman datang ke Indonesia bukan karena kehebatan jokowi & Menag, Raja Salman lebih paham kondisi Indonesia saat ini daripada. sebahagian dari kita…
*
Raja Salman tahu pemerintahan jokowi tidak suka Arab Dan menzholimi umat Islam di Indonesia, karena inilah salah satu faktor utama Raja Salman datang ke Indonesia…
*
Raja Salman intinya ingin menaikkan harga diri umat Islam Indonesia Dan berkeinginan membayar semua hutang jokowi ke komunis cina Dan investasi besar2an..
Agar pemerintah jokowi bebas dari cina komunis & tidak dikendalikan cina lagi
*
seperti berkata ke jokowi kamu jgn menzholimi umat Islam /membenci Arab…
Umat Islam tidak miskin, hutang mu ke komunis cina bisa saya bayarin…!!
*
Intinya Raja Salman datang ke Indonesia mau membantu umat Islam yg sedang di zholimi dinegaranya sendiri….

sekedar anda tahu negara sekelas Amerika masih ngutang sama Arab saudi